Cerita Film Drama Jadul Keren One Fine Day 1996

Film Jadul ini keluaran tahun 1996 bernama one fine day, film ia bercerita seorang wanita karir pekerja keras bernama melanie parker. dia adalah seorang single Parent yang menjadi anak laki lakinya yang bernama sammy.

Hal itu karena dulu melanie sudah lama bercerai dengan suami resminya yang lama meninggalnya dan dia bersyukur anak asuhnya berhasil dia menangkan dan berada di tangan melanie.

Sinopsis Film Drama Jadul Keren One Fine Day 1996

Awalnya ia mengharapkan ketika sudah selesai bercerai dengan suaminya dia bisa memiliki kehidupan yang lebih baik lagi dan menjadi lebih mudah.

One Fine Day

Image via www.hantubaca.com

Ekspektasi yang dulu ia bayangan tidak sesuai dengan kenyataan. pada nyata nya kehidupan setelah ia menjadi seorang single parent menjalani nya bukan perkara mudah banyak sekali rintangan yang harus di laluinya.

Melanie adalah seorang pekerja keras di bidang arsitek, dengan kesibukan yang di laluinya setiap saat membuat dia kesulitan dalam pembagian waktu untuk putra kecilnya.

di sebuah kisah cerita lain ternyata ada juga sosok seorang pria ganteng bernama jack taylor. Jack memiliki nasib nya hampir mirip dengan melanie yaitu dia sebagai single parent.

akan tetapi kehidupan yang di alami jack taylor tidak seperti dengan melanie yang harus pusing membagi waktu yang pas dengan anaknya.

jack taylor memiliki pemahaman dalam pembagian waktu yang pas jadi mekipun ia di sibuk an dengan pekerjaan sebagai wartawan ia juga mampu menjalani hidup senang dengan putri tunggalnya.

hal itu membuat putrinya terus senang dengan adanya sosok seorang ayah yang baik hati meskipun ada pengalaman pahit saat orang tuanya bercerai.

Link : http://www.hantubaca.com/2017/12/film-indonesia-terbaik-sepanjang-sejarah.html

di beberapa saat memang jack taylor jadi sedikit kesulitan untuk menemui anaknya apalagi ketika ia harus melalukan pekerjaan mencari sebuah berita yang ekslusif.

pada suatu saat, melanie memang berniat untuk mengajak putra satu satuya ke tempat kerjanya. karena memang pada saat itu pekerjaan yang dilakukan melanie sangatlah banyak, ia haru berjuang menunjukan hasil kerja kerasnya dengan melakukan presentasi ke beberapa orang disana dan dia tidak bisa meninggalkan putranya.